Kamis, 11 Februari 2016

Cinta Dalam Diam Ku

Mereka menyukaimu karena tampang mu, aku menyukai mu karena pemikiran mu. wajah akan menua, tapi watak akan mematang.
mereka marah jika chatnya tak berbalas, aku malah bersyukur kau bukan orang yang kecanduan gadget.  berbincang sambil bertatapan selalu lebih baik.
mereka ingin merantaimu, aku ingin terbang bersamamu. karena rasa hanya  mengikat tanpa pernah mengekang.
mereka membencimu karena   kau berbeda, aku akan membencimu jika kau  berusaha menyeragamkan dirimu. kamu unik. seperti ini, tak perlu berubah untuk di senangi
mereka berusaha mengejarmu mati matian, aku berusaha berjalan di sebelahmu. sebagaimana bisa berpegangan tangan kalau tidak bersampingan?
mereka kesal karena kau terlalu sibuk, aku senang kau berusaha mengejar mimpimu. karena mimpimu adalah segalanya, melebihi rasa dua hati anak manusia
mereka berdoa agar bisa bersamamu, aki berdoa agar kau selalu bahagia. dan doaku selanjutnya adalah semoga aku dalam skema kebahagiaan mu

orang tua ku tidak pernah mengajariku seperti itu. menunduk kebawah bukan karena aku malu, bersikap rendah hati bukan itu saja. hanya saja aku sedang berusaha menutup aurat ku.
''hiduplah anak ku sebagaimana dirimu dilahirkan dan dibesarkan dikeluargamu, jangan kamu pernah malu dengan keadaan mu, jangan pernah menyombongkan apa yang seharusnya tidak pernah kamu memilikinya. bersyukurlah apa yang ada pada dirimu sekarang''. aamiin
#nggehibukbapak

Tidak ada komentar:

Posting Komentar